Monday, April 10, 2017

User Interface (UI) Layout Android

A.  PENDAHULUAN
Berikut adalah beberapa jenis layout yang disediakan oleh Android:
1.       Linear Layout
2.       Relative Layout
3.       Table Layout
4.       Absolute Layout
5.       Frame Layout
6.       Grid View

1.  Linear Layout
LinearLayout  adalah  layout  yang  menampilkan  elemen-elemen  view  dalam  arah  linear, vertikal atau pun horizontal. Layout jenis ini adalah layout paling sederhana di Android.
 

Dibawah  ini  adalah  screenshot  dari  xml  code  yang  sama,  kecuali  value/niai  dari attribute android:orientation diubah dari vertical menjadi horizontal.
 

 2.  Relative Layout
RelativeLayout adalah layout yang menampilkan  elemen-elemen view dalam posisi  relatif. Posisi dari sebuah view dapat diletakkan relatif terhadap posisi elemen view di sekitarnya atau relatif terhadap area layout utama.

 

 

 3.  Table Layout
TableLayout  adalah  layout  yang  menampilkan  elemen  view  dalam  suatu  posisi  baris dan kolom dalam suatu representasi tabel.
 
Note: TableLayout  does  not  support  row  spans,  only  column  spans.GridLayout  supports both row and column spans.

4.  Absolute Layout
Jenis Absolute Layout  ini memungkinkan kita untuk menetapkan/menentukan letak/posisi koordinat x dan y dari “children” nya. (A layout that lets you specify exact locations (x/y coordinates) of its children). Jenis layout ini kurang flexible dan cenderung lebih sulit dalam pengaturan layoutnya dibanding jenis layout lain.

5.  Frame Layout
Frame Layout merepresentasikan sebuah UI layout sederhana, umumnya digunakan untuk menampilkan single View pada area spesifik pada screen atau overlapping  pada child views nya (overlapping its child views). 
6.  Grid View
GridView  merupakan  sebuah  ViewGroup  yang  menampilkan  data  dalam  bentuk  dua
dimensi.
 

B. LANGKAH-LANGKAH PRAKTIKUM
  •  Linear Layout
 
1.         Buat Project baru File -> New -> Android Application Project.
2.         Kemudian tentukan Application Name, Project Name dan Package Name.
3.         Kemudian klik tombol Next pada kotak dialog New Android Application.
4.         Lakukan pengaturan Configure Laucher Icon kemudian klik tombol Next.
5.         Klik tombol Next pada kotak dialog Create Activity.
6.         Klik tombol Finish pada kotak dialog Blank Activity.
 Berikut adalah susunan direktori dari latihan Linear Layout :
 
7.         Modifikasi file “strings.xml” seperti berikut:

8.         Create  file  “customborder.xml”  pada  subfolder  drawable,  kemudian  modifikasi  file seperti tampilan berikut:
 
9.         Modifikasi  file  “activity_main.xml”  yang  terletak  di  “res\layout\activity_main.xml” seperti tampilan berikut:
 
10.     Modifikasi file “MainActivity.java” seperti tampilan berikut:

 
11.     Simpan/save perubahan.
12.     Klik kanan pada project, kemudian klik Run As Android Application


 


0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan