Tuesday, May 30, 2017

Panduan Penyelenggaraan Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2017


Sumber berita : 
https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2017/05/panduan-penyelenggaraan-upacara-bendera-peringatan-hari-lahir-pancasila-tahun-2017

Mulai Hari Ini Bayar Pajak Kendaraan Bisa Lewat Handphone

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat tak henti-hentinya membuat terobosan atau inovasi dalam meningkatkan kemudahan pelayanan bagi masyarakat. Setelah meluncurkan program e-Samsat yang telah diadopsi oleh 17 Provinsi, kini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar meluncurkan program bernama Sipolin atau Sitem Informasi Pajak Online.
Sipolin adalah sebuah aplikasi untuk membayar pajak kendaraan bermotor roda dua dan empat yang dapat dibayar melalui telepon seluler. Aplikasi Sipolin ini diunduh melalui Google Playstore.
Aplikasi yang baru ada pertama kalinya di Indonesia ini resmi diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) yang didampingi oleh Kapolda Jabar Irjen (Pol) Anton Charliyan, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi, Kepala Bapenda Jabar Dadang Suharto, dan Dirut Bank BJB Ahmad Irfan, di kawasan Car Free Day Dago Bandung, Minggu (21/05/2017).
Aher mengungkapkan, hadirnya Sipolin akan membuat wajib pajak lebih praktis dan mudah karena tidak perlu datang ke kantor Samsat ataupun ke ATM.
"Ini terobosan baru dari kami dan Polda Jabar meluncurkan Sipolin. Dari segi IT ini lebih tinggi lagi dari Samsat Gendong dan e-Samsat yang lewat ATM. Sipolin lebih praktis lagi dan mudah karena wajib pajak tidak harus datang ke kantor Samsat atau ke ATM tapi cukup di rumah sambil tiduran pun bisa," ungkapnya.
Caranya mudah, unduh terlebih dahulu aplikasi Sipolin pada layanan Google Playstore pada handphone berbasis android. Setelah aplikasi terpasang pilih menu pembayaran pajak, isi data dan nomor KTP, lalu masukkan nomor kendaraan. Pastikan nama pemilik kendaraan pada STNK harus sama dengan KTP. Artinya, nama pemilik kendaraan harus milik sendiri, bila masih atas nama orang lain harus di Bea Balik Nama (BBN) terlebih dahulu.
Apabila telah mengisi data pilih menu pembayaran, untuk sementara hanya bisa melalui Bank BJB. Kedepan Bank BRI, BCA, Mandiri, BNI dan Bank Permata akan turut bekerjasama. Setelah menyelesaikan pembayaran tinggal memperlihatkan bukti pembayaran yang ada di aplikasi Sipolin kepada Samsat terdekat. Sipolin pun akan menunjukkan peta dimana Samsat terdekat dengan posisi anda. Artinya pembayaran melalui aplikasi ini bisa dilakukan diseluruh dunia namun untuk pengesahan tetap harus dilakukan di seluruh wilayah Indonesia dengan batas waktu 14 hari sejak pembayaran.
Aher berharap, tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak membayar pajak kendaraan terlebih pemerintah sudah menyediakan layanan aplikasi yang sangat mudah.
"Harapannya tentu masyarakat tidak ada alasan lagi untuk tidak bayar pajak. Saya yakin masyarakat yang sadar akan pembangunan dan NKRI pasti akan bayar pajak. Yang jelas ini membuat masyarakat menjadi sangat praktis dan perlu dicatat ini adalah baru pertama kalinya di Indonesia yaitu di Jabar," pungkas Aher.
Kadirlantas Polda Jabar Kombes Pol Tomex Kurniawan menuturkan, saat ini di Jawa Barat tercatat ada 14 Juta pemilik kendaraan bermotor. Dari jumlah tersebut baru 70 persen atau 4 juta lebih masih belum melakukan pembayaran pajak.
"Dari catatan kami ada 14 Juta kendaraan bermotor dan baru 70 persen yang memenuhi kewajibannya, artinya ada 4 juta lebih yang berpotensi sebenarnya bisa kita raih untuk meningkatkan pembangunan di Jabar pada sektor pajak kendaraan," tuturnya.
Ia pun berharap program ini bisa berjalan lancar.
"Masyarakat diberi kemudahan akses tempat dan waktu untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor kapanpun dimanapun dalam situasi apapun," ujarnya.
"Kami laporkan bahwa e-Samsat sudah menjadi ikon yang luar biasa bagi Jawa Barat jadi dan ini adalah interaksi antara masyarakat dan petugas sudah benar-benar dikurangi dan akan menghilangkan praktek pungli," tambah Tomex Kurniawan.
HUMAS JABAR 
Sumber berita : 
http://humas.jabarprov.go.id/berita/detail/mulai_hari_ini_bayar_pajak_kendaraan_bisa_lewat_handphone#sthash.6jk3cr4Y.dpufT

Monday, May 29, 2017

Pasca-Alih Kelola, Juni Ini Disdik Jabar Siap Gelar PPDB SMA/SMK

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan menyatakan kesiapannya dalam mengadakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK) tahun ajaran 2017/2018. Pendaftaran dan seleksi jalur non akademik secara online offline untuk SMA dan offline untuk SMK dimulai 6 – 14 Juni 2017 mendatang. Untuk Jalur akademik, pendaftaran seleksi digelar tanggal 3-8 Juli 2017 (SMK) dan 3-10 Juli 2017 (SMA).
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi menjelaskan, via online untuk SMA dapat diakses di ppdb.jabarprov.go.id sedangkan untuk pengumuman penerimaan SMK di ppdb.disdik.jabarprov.go.id . “Untuk Online ini kita sudah menyiapkan infra dan suprastrukturnya termasuk menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai partner di urusan sistemnya,” katanya.
“Untuk beberapa sekolah yang siap secara online silakan tapi bagi yang belum siap, itu tidak mutlak,” tambahnya.
“Pasca alih kelola oleh Pemprov, kita ingin kesempatan masyarakat dalam memperoleh layanan Pendidikan yang berkualitas jadi lebih luas lagi. Bukti keseriusan, PPDB ini diatur oleh Pergub nomor 16 tahun 2017,” kata Hadadi di Gedung Sate Bandung, Senin (29/5/17).
Secara normatif, menurut Hadadi, jalur PPDB terbagi dari jalur non akademik dan akademik. Jalur non akademik adalah penerimaan peserta didik baru berdasarkan afirmasi (keberpihakan) terhadap kelompok tertentu seperti warga ekonomi lemah, penyandang disabilitas. “Selain itu ada juga apresiasi prestasi di bidang IPTEK, seni, olahraga, keagamaan, dan lain-lain. Untuk jalur non akademik harus didukung dengan dokumen-dokumen yang kredibel, dan jika melebihi kuota akan diadakan seleksi oleh pihak sekolah. ”
Terdapat 467 SMA Negeri dan 271 SMK Negeri di Jawa Barat. Dari situ, ada beberapa aturan main dari sekolah-sekolah dalam menerima peserta didik baru. Diantaranya, kata Hadadi, SMA wajib menerima calon peserta didik yang berkedudukan dari zona terdekat paling sedikit 60%, dari jalur akademik. Kuota dan daya tampung dari jalur akademik dari jalur SMK adalah 70%.
Untuk memenuhi Azas PPDB yang objektif, akuntabel, transparan, tidak diskriminatif dan terpadu, Hadadi mengatakan pihak sekolah jangan ragu-ragu untuk menggandeng instansi lain yang memiliki kewenangan dalam pencegahan maupun verifikasi. “Misal, pihak sekolah sebagai panitia ingin tenang pekerjaannya, tidak dicurigai oleh masyarakat bisa menggandeng Tim Saber Pungli,” katanya.
Sebaliknya, jika orang tua murid merasa dirugikan atau mengetahui terjadinya pelanggaran, dapat melayangkan laporan/pengaduan kepada Tim Penanganan Pelaporan/Pengaduan Masyarakat pada Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan (BP3).
Berikut adalah jadwal pelaksanaan PPDB untk SMA dan SMK
1 Jalur Non Akademik
- Pendaftaran dan seleksi dilaksanakan pada tanggal 6-14 Juni 2017
- Pengumuman pada tanggal 16 Juni 2017
- Daftar Ulang untuk SMK pada 3-5 Juli 2017 dan untuk SMA pada hingga 8 Juli 2017
2. Jalur Akademik
- Pendaftaran dan seleksi untuk SMA dilaksanakan pada tanggal 3-8 Juli 2017, dan untuk SMK pada tanggal 3-10 Juli 2017
- Pengumuman pada tanggal 10 Juli 2017
- Daftar ulang pada tanggal 11-13 Juli 2017
- Awal Tahun Pelajaran 2017/2018 pada tanggal 17 Juli 2017
- Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 17-18 Juli 2017.
HUMAS JABAR 
Sumber : http://humas.jabarprov.go.id/berita/detail/pasca-alih_kelola_juni_ini_disdik_jabar_siap_gelar_ppdb_smasmk

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan